Minggu, 23 Januari 2011

OUTBOUND TRAINING & EXPERIENTIAL LEARNING

Outbound Training merupakan metode pembelajaran secara experiential learning yang dianggap efektif untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam suatu pekerjaan pada suatu perusahaan atau instansi karena meliputi tiga proses pengembangan efektif, kognitif dan psikomotorik terhadap individu ataupun kelompok.

Outbound Training dilakukan melalui berbagai Games atau kegiatan yang bersifat Problem Solving, Team Building, Personal Challenges, Communication skills, Motivating, dan juga Creativity. Games atau kegiatan outbound dilakukan secara Fun tanpa mengurangi nilai-nilai dari games atau kegiatan itu sendiri, dengan maksud menghilangkan kejenuhan dan relaksasi pikiran sehingga peserta mendapatkan pembelajaran secara lebih efektif atau efisien.

Konsep-konsep interaksi antara peserta dengan alam melalui kegiatan simulasi di alam terbuka dimaksudkan dapat memberikan suasana yang kondusif untuk membentuk sikap, cara berpikir dan persepsi yang kreatif dan positif dari setiap peserta guna membentuk rasa kebersamaan, keterbukaan, toleransi dan kepekaan yang mendalam, yang pada harapannya akan mampu memberikan semangat, inisiatif, dan pola pemberdayaan baru dalam perusahaan.

Tujuan dari outbound training dan experiential learning merupakan salah satu cara untuk dapat mengevaluasi tindakan peserta. Dengan demikian peserta dapat menentukan tujuan yang akan dicapai dengan memprediksi kemungkinan yang akan terjadi. Pesertapun akan dihadapkan dengan keadaan yang nantinya dapat diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari, dan juga membuat pemahaman terhadap suatu permasalahan yang pada nantinya akan semakin tinggi sehingga implementasinyapun juga semakin mudah.

Secara ringkas outbound training dan experiential learning adalah melatih para peserta untuk dapat menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perubahan yang ada dengan membentuk sikap profesionalisme. Perubahan tersebut diharapkan, peserta dapat menyadari bahwa apa yang dilakukan itu merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kebersamaan dengan rekan- rekannya dalan sebuah team.

Dari penjelasan di atas ternyata manfaat outbound training dan experiential learning begitu banyak diantaranya:
• Komunikasi efektif pada teamnya
a. Mampu memahami kesulitan orang lain
b. Bisa menyampaikan kritik dan saran tanpa menyingggung perasaan orang lain
c. Mau bertanya jika tidak memahaminya
d. Mampu mengkomunikasikan gagasan atau ide pada teamnya secara sistematik
• Kepemimpinan
a. Mampu mengembangkan gagasan kreatif
b. Bisa mempengaruhi gagasan kreatif orang lain
c. Menyakinkan orang lain
d. Bernegosiasi dengan rekannya atau team
e. Membangkitkan semangat kerja team
f. Menghadapi hambatan yang terjadi pada teamnya
• Kejujuran / sportivitas pada sesama
• Kerjasama team
• Kepercayaan diri yang timbul dalam dirinya
• Konsentrasi /focus pada sebuah tantangan
• Permainan yang penuh tantangan
• Pengembangan team

Dalam kegiatan outbound training dan experiential learning tidak mungkin dapat berjalan 100 % dalam mengubah atau membentuk sikap emosional dalam diri seseorang. Tetapi kegiatan tersebut bisa menjadi starting point( titik pijak) bagi seseorang untuk menemukan konsep diri dan perilaku yang lebih baik pada hari-hari selanjutnya.

Untuk mengetahui tentang leadership training klik link ini : leadership training
Untuk mengetahui tentang training psikology klik link ini : training psikology

0 komentar:

Posting Komentar